Skip navigation

Sepulang dari Pamulang kemarin, saudara saya mengajak berkunjung kerumah ibu kandungnya di daerah Babakanj – Kota Tangerang. Daerah Babakan mungkin menjadi daerah terpadat di Kota Tangerang. Rumah-rumah kecil yang sederhana dengan ukuran yang bermacam-macam menjadi pemandangan di Babakan. Disana saya sedikit berdiskusi dengan ibu saudara saya. Ia berkisah tentang cucu kecilnya yang berusia kurang dari satu tahun yang ada di Jakarta. Sambil bercerita dengan gaya menasehari ibu saudara saya itu berkayta kepada saya dan saudara saya. Ia berkata, “Hati-hati jika berbicara dengan anak kecil. Sekalipun ia bertubuh kecil tapi hatinya lebih tua dari kita.” Jika saya boleh artikan nasehat tadi, bahwa jika kita berkata kepada anak kecil baik yang masih balita atau yang belum baligh haruslah berhati-hati. Karena anak kecil memiliki hati yang sangat lembut dan sensitif. Jika dipikir-pikir memang benar juga. Kadang kita yang besar memang kecap tak acuh dengan apa yang dikatakan oleh temas sebaya kita. Kadang pula kita tidak peka dengan efek timbul pada anak-anak setelah kita mengatakan sesuatu padanya. Mengapa ibu menceritakan hal itu pada saya, karena cucu kecilnya yang di Jakarta pernah disingguh dengan kata-kata yang kurang pantas oleh neneknya yang di Jakarta. Neneknya berkata, “Tuh lihat, masa anak ini makan banyak banget.” Kurang lebih itu yang saya ingat. Akhirnya Ibu mengambil kesimpulan, kata-kata itulah yang membuat cucu kecilnya itu memiliki tubuh yang sangat kecil atau mirip dengan kurang gizi. Padahal kata ibu, anak itu dalam 1 bulan menghabiskan 10 bungkus susu bubuk dengan ukuran sedang. Percaya atau tidak kesimpulan ibu agaknya layak kita renungkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: