Skip navigation

Disore hari laut selalu pasang. Biasanya ketika air pasang itu menyentuh bibir pantai selalu membawa berbagai binatang laut. Yang paling banyak dibawa oleh air pasang itu adalah ubur-ubur laut. Bersamaan dengan terdamparnya ubur-ubur itu ada seorang pejaga pantai yang selalu menarik perhatian para pengunjung pantai. Ia berjalan menyusuri bibir pantai untuk mengumpulkan dan melemparkan ubur-ubur itu kembali lagi ke tengah laut. Prilaku itu dianggap oelh pengunjung pantai sebagai perilaku yang aneh, hingga ada seorang pengunjung pantai bertantya kepada penjaga pantai titu. “Pak penjaga, bukankah yang anda lakukan itu adalah hal yang sia-sia ? karena anda tidak mungkin mengembalikan seluruh ubur-ubur yang terdampar dibibir pantai. Apalagi anda sudah tahu bahwa ubur-ubur yang anda kembalikan ketengah laut akan kembali terdampar lagi. Bukankah yang anda lakukan itu benar-benar perbuatan sia-sia?”. Penjaga pantai itu menjawab, “tidak bolehkah saya melakukan sedikit kebaikan untuk makhluk tuhan yang kecil ini?”. Mendengar jawaban penjega pantai itu, pengunjung panatai tadi berlalu dengan rasa bersalah dan malu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: