Skip navigation

Pendidikan merupakan sebuah tema abadi yang tak akan pernah lekang oleh zaman. Bahkan sampai dunia ini berakhir kata “Pendidikan” adalah kata yang menarik untuk dikaji oleh kita semua.

Mengurai Akar Mencari Asal


Pendidikan akrab dikenal dengan nama Tarbiyah. Tarbiyah sendiri menurut Raghib Ashfahani berasal dari kata “Ar Rabb” yang berarti menumbuhkan sesuatu dari satu keadaan ke satu keadaan yang lain hingga mencapai batas kesempurnaan. Senada dengan pendapat di atas, Imam Baidhawi melengkapi bahwa kata Ar Rabb berati juga menyempurnakan sesuatu secara bertahap.

Dari dua pendapat di atas dapat disimpulkan, Pendidikan berarti sebuah usaha bertahap untuk mencapai sebuah kesempurnaan. Dengan demikian sebuah benang merah dapat kita tarik bahwa pendidikan bukanlah sebuah kegiatan Sim Salabim atau Abra Kadabra, tetapi merupakan sebuah proses bertahap dan berjenjang yang tentunya akan memakan waktu yang tak singkat, tenaga yang tak sedikit dan perasaan yang terbatas. Namun sebaliknya, proses itu memakan waktu yang sangat lama, tenaga yang begitu melimpah bahkan tenaga ekstra sangat diperlukan dan perasaan yang seluas bumi dan langit.

Oleh karena itu, kita yang hari ini terjun kedunia pendidikan harus memahami bahwa jalan yang kita akan lalui adalah jalan yang teramat panjang dan berliku. Bahkan tidak hanya berliku, melainkan jalan setapak yang becek yang akan selalu dihiasi dengan genangan air, lumpur, atau bahkan onak dan duri. Bukan sorak sorai yang kita dapat dari dunia yang kita geluti saat ini, namun sebuah syair kesabaran dengan jutaan bait tanpa jeda, tanpa koma bahkan tanpa titik. Tapi janganlah takut, bahwa sejarah dan zaman telah mencatat bahwa para pelaku utama didunia pendidikan adalah mereka-mereka yang aroma selalu tercium wangi bahkan sampai kita mati kelak.

Maju terus para pembimbing pena

Kapal sudah berlayar

Muatan sudah diangkut

Pantang jangkar diturunkan

hingga kapal ini karam sampai tak timbul kembali

Tapi apabila saat itu telah tiba, ingatlah

Aroma keabadian akan selalu wangi tercium

Al Musthafa saw. berkata, Apabila manusia mati, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara ; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan orang tuanya. (HR. Hakim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: